Video Terkini

Lovely Brothers

Lovely Brothers
share your love

Thursday 29 March 2012

MENGUAK MISTERI SISA MAKANAN KUCING

Rasulullah Saw menekankan pada beberapa hadis bahwa kucing tidak najis. Rasulullah Saw menyebutnya sebagai binatang yang berkeliling di sekitar rumah. Rasulullah Saw bahkan berwudhu menggunakan air bekas minuman kucing karena dianggap suci. Pertanyaan yang muncul, apakah Rasulullah Saw yang ummi (buta baca-tulis), adalah seorang dokter berpengalaman sehingga berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis. Beliau juga mengatakan bahwa anjing najis. Informasi ini telah dikenal dan di akui secara ilmiah. Lalu, bagaimana Rasulullah mengetahui kalo pada badan kucing tidak terdapat najis. Pada pembahasan ini akan diulas fakta yang ada tentang masalah tersebut. Untuk mendukung keakuratan penelitian ini, telah dilakukan berbagai percobaan. Hasilnya sesuai dengan apa yang disabdakan Rasulullah 14 abad yang lalu.

Fakta dan Eksperimen terkait Kucing


     Dalam bahasa Arab, kucing dinamakan qith, sanur, dhayyun, hirr, bas (dialek penduduk Syam), masy (dialek penduduk Magribi), qathawah (dialek semenanjung Arab).Kebiasaan kucing yang dikenal adalah membersihkan dirinya. Menurut seorang pastur, kucing adalah binatang yang bersih karena kegiatan hariannya adalah membersihkan diri. Tidak ada bagian tubuh kucing yang terlupakan. Untuk kita ketahui bahwa pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri dan kulit yang melindungi berbagai macam otot yang dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidahnya tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing berbentuk gergaji. Benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Kucing dilengkapi dengan alat pembersih yang paling canggih, yaitu lidah dengan permukaan yang kasar yang bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya. Tidak aneh jika kucing suka meminum susu. Caranya menggunakan lidah dalam menjilat susu yang sangat sulit untuk digambarkan. Ketika meraba lidah kucing, kita akan merasakan bahwa lidahnya ditutupi oleh berbagai benjolan yang berfungsi seperti gergaji.
Sebagian orang mengira bahwa benjolan ini dipergunakan sebagai kantong kecil untuk membawa aliran susu ke mulut agar proses penelanan berjalan secara sempurna. Akan tetapi, gambaran yang dapat kita ketahui sekarang ternyata tidak sama seperti fungsi lidah biasa. Semua itu berbeda dengan apa yang digambarkan oleh sebagian orang yang mengatakan bahwa kucing menggunakan lidahnya untuk minum dengan membuat perut lidah untuk membawa cairan atau susu. Proses seperti ini tidak menyebabkan cairan kembali ke bejana (tempat cairan). Selanjutnya, hasil penelitian laboratorium serta temuan terkait adanya kuman dan mikroba (jika itu ada) akan dapat kita saksikan berikut ini :


Hasil Penelitian Laboratorium


     Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dari berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, seperti punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan contoh (sample) dengan usapan. Disamping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Selain itu, diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan mengusap lidah. Hasil yang kami dapatkan sebagai berikut :



  1. Hasil yang diambil dari kulit luar ternyata negatif, (tidak ada kumannya) meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah memberikan hasil negatif.
  4. Kuman yang ditemukan saat proses penelitian dilakukan berasal dari kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dari 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan......................................... (Referensi Buku Mukjizat Alquran dan Hadis, jilid 5. Tertarik....?Kunjungi Web. kami di www.gianmandiri.co.id)

No comments:

Post a Comment